Pasaman Barat | AndoraNews : Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Pasaman Barat menggelar Gerakan Pangan Pasar Murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Polri di seluruh Indonesia tersebut berlangsung di halaman Mako Polres Pasaman Barat, Sabtu (14/3/2026). Polres
Sejak pagi, ratusan warga terlihat memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena sejumlah bahan pangan yang dijual dalam kegiatan itu ditawarkan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengatakan, Gerakan Pangan Pasar Murah merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
Dalam pasar murah tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP kemasan lima kilogram seharga Rp57.000, minyak goreng kemasan satu liter Rp16.000, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.
Baca juga: Polres Pasaman Pasaman, Gelar Pasar Pangan Murah
Selain itu, mie instan dijual Rp100.000 per karton, telur ayam Rp48.000 per papan, telur itik Rp70.000 per papan, cabai merah Rp28.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, serta gas LPG tiga kilogram Rp20.000 per tabung.
Kapolres menambahkan, menjelang Idul Fitri, Satgas Saber Pangan Polres Pasaman Barat terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di sejumlah pasar di wilayah tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan belum menemukan adanya indikasi penimbunan sembako oleh spekulan, sementara stok kebutuhan pokok dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
(Sapriandi)

