Kantor KAN Cupak Tangah Terendam Banjir “Kajian Ungkap Resiko Serius Operasional”

Cupak Tangah | AndoraNews: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Kelurahan Cupak Tangah dan Pasar Baru beberapa waktu lalu menyebabkan Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) terendam banjir hingga setinggi sekitar 70 sentimeter. Peristiwa ini membuat aktivitas pelayanan adat dan administrasi masyarakat terhenti total serta menimbulkan kekhawatiran terhadap kelayakan bangunan tersebut sebagai pusat pelayanan publik. KAN

Berdasarkan hasil kajian lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Andalas, banjir terjadi bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan diperparah oleh kondisi lokasi kantor yang berada pada area cekungan. Elevasi bangunan yang lebih rendah dibandingkan badan jalan dan lingkungan sekitarnya menyebabkan air hujan dari berbagai arah mengalir dan tertahan di halaman kantor.

Kondisi tersebut diperburuk oleh sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Saluran pembuangan air di bagian depan dan belakang kantor ditemukan tertutup lumpur dan sedimen, sehingga air tidak dapat mengalir keluar area kantor.

Akibatnya, genangan air terus meningkat hingga akhirnya masuk ke dalam bangunan melalui pintu depan dan celah bagian bawah bangunan. Genangan. air yang bertahan cukup lama menyebabkan kerusakan pada perabot kantor, terutama yang berada di bagian bawah seperti sofa, meja, dan lemari.

Selain itu, instalasi listrik dinilai berada dalam kondisi berisiko karena beberapa jalur berada dekat dengan permukaan lantai. Dari sisi operasional, seluruh kegiatan pelayanan kepada masyarakat terpaksa dihentikan sementara karena kondisi ruangan tidak aman dan tidak layak digunakan. Tim kajian juga mencatat minimnya vegetasi dan elemen resapan air di sekitar kantor sebagai faktor yang memperparah banjir.

Permukaan tanah yang padat membuat air hujan langsung menjadi limpasan permukaan tanpa sempat terserap ke dalam tanah. Hal ini menjadikan halaman kantor sebagai titik kumpul air setiap

kali hujan deras turun. Berdasarkan analisis kelayakan, Kantor KAN Cupak Tangah dinilai tidak layak beroperasi tanpa adanya intervensi signifikan. Sejumlah opsi penanganan direkomendasikan, mulai dari normalisasi drainase dan rehabilitasi teknis bangunan, hingga relokasi kantor ke lokasi yang lebih tinggi dan memiliki sistem drainase yang lebih baik.

Relokasi dinilai sebagai solusi paling aman dan berkelanjutan apabila risiko banjir tidak dapat ditekan melalui perbaikan teknis.

Kajian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah kelurahan dan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Keberadaan kantor adat sebagai simbol dan pusat pelayanan masyarakat dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tetap dapat berfungsi secara optimal dan aman dari ancaman bencana di masa mendatang.

Penulis: Kelompok 1 KKN Kebencanaan cupak tangah 8 Universitas Andalas

Trending

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini