Kajati Riau Sutikno Hadiri Reforestasi 2.574 Hektar di Tesso Nilo, Komitmen Pulihkan Kawasan Konservasi

Pekanbaru | AndoraNews: Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr Sutikno SH MH, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau menghadiri kegiatan launching pemulihan atau reforestasi tahap pertama kawasan Taman Nasional Tesso Nilo seluas 2.574 hektar. Kajati

Kegiatan tersebut digelar di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Selasa (03/03/2026), sebagai langkah konkret mengembalikan fungsi kawasan konservasi yang selama ini menghadapi berbagai tekanan dan tantangan serius.

Tindak Lanjut Keputusan Gubernur

Pelaksanaan reforestasi ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 91/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Riau Nomor Kpts. 1154/XII/2025 mengenai Pembentukan Tim Percepatan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kehutanan dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya pemulihan kawasan strategis nasional tersebut.

Kolaborasi Lintas Sektor

Pemulihan kawasan TNTN tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi teknis, hingga partisipasi masyarakat diharapkan mampu menciptakan model pemulihan yang tidak bersifat simbolik semata, tetapi berkelanjutan.

Reforestasi ini menjadi titik awal untuk:

  • Memulihkan tutupan lahan yang terdegradasi
  • Menjaga keanekaragaman hayati
  • Mengembalikan fungsi ekologis kawasan sebagai penyangga kehidupan

Sebagaimana diketahui, Taman Nasional Tesso Nilo merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia yang memiliki nilai ekologis tinggi dan menjadi habitat berbagai satwa dilindungi.

Simbol Komitmen Bersama

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara bersama-sama oleh seluruh unsur Forkopimda sebagai simbol komitmen dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Provinsi Riau.

Langkah ini diharapkan menjadi momentum awal percepatan pemulihan kawasan konservasi Tesso Nilo agar kembali berfungsi optimal bagi generasi mendatang.

(sam)

Trending

- Advertisement -
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini