Korban Pengeroyokan oleh Sejumlah Orang Tak Dikenal Masuk IGD.

Probolinggo | Andoranews : Sutrisno 40 tahun, warga Desa Besuk Kidul, mengalami penganiayan oleh orang tak di kenal,di Dusun Karang Anyar,Rt,21/10, Desa Karang Anyar,Kecamatan Paiton,Kabupaten Probolinggo,Jawa Timur, pada hari jumat malam,pukul 21:00 ,19/01/2024.

Dalam tanyangan vidio amatir yang tersebar di aplikasi chat whatsapp,dengan durasi 15 detik, dua orang mendatangi pria lainya,lalu adu mulut. Tak lama berselang,dua orang tersebut langsung melayangkan pukulan kepada pria yang mengunakan peci putih.

Menurut keterangan istri korban,Nilawati,32 tahun, korban di datangi oleh sejumlah orang dengan mengendarai pikup,lalu denan nada keras,kedua orang itu mendorong suaminya dan memukulnya, dirinya sempat merekam kejadian itu mengunakan posel miliknya. Karena melihat suaminya terjatuh, dirinya berhenti merekam kejadian tersebut. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paiton.

“Ada sejumlah orang datang ke rumah suami saya,lalu adu mulut sebentar dan langsung mengeroyok suami saya hingga terjatuh dan mengalami luka lebam di bagian muka. Saya langsung melaporkan kejadian itu kepolsek dan dan melakukan visum ke rumah sakit terangnya.

“Saya ingin mendapatkan keadilan yang seadil adilnya. Karena suami saya tidak bersalah. “Pungkasnya.

Aksi koboi yang di lakulakan oleh sejumlah orang tak di kenal (OTK) hingga mengakibatkan korban mengalami luka lebam,sudah di tangani oleh Kepolisian Sektor Paiton. Kapolsek Paiton dan Kanit Reskrim Polsek Paiton saat di hubungi melalui telepon whatsapp, belum ada tanggapan.

Aipda Romli,Kanit Reskrim Polsek Paiton Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, membenarkan adanya kejadian tersebut,dan saat ini masih dalam tahap penyidikan.

“Iya bener, ada kasus pemukulan yang dilakukan oleh orang tak di kenal,kami sudah memenerima laporan,dan masih kami dalami.”singkatnya. (*)

Trending

- Advertisement -
- Advertisement -

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini