Kota Tangerang | AndoraNews : SDN Benda yang berlokasi di Jalan Husein Satra Negara Rt. 3/ Rw. 2, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten di nakhodai oleh Rusdayat, M.pd (Plt). Menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diinstruksikan langsung oleh Kementerian Pendidikan. Hal tersebut di sampaikan langsung kepada Media Andora News pada Senin (19/1/2026). TKA
Dia mengatakan, pihak sekolah telah menerima jadwal resmi pelaksanaan TKA dan langsung melakukan sosialisasi kepada siswa serta orang tua. Sosialisasi ini bertujuan agar seluruh pihak memahami mekanisme, mata pelajaran yang diujikan, serta pola penilaian yang diterapkan dalam TKA. Sebelumnya guru-guru pun sudah di berikan sosialisasi dan di bekali agar dapat menguasai materi TKA.
Sebagai langkah konkret, SDN Benda telah menyediakan buku pegangan rangkuman latihan soal yang di buat oleh guru untuk di gunakan sebagai belajar khusus bagi seluruh siswa kelas 6, Buku tersebut di photo copy oleh sekolah yang di pinjamkan ke pada siswa.
Buku tersebut berisi kumpulan latihan soal dari dua mata pelajaran, yakni Matematika, dan Bahasa Indonesia. “Buku latihan soal TKA akan di pinjamkan ke pada siswa, satu buku persiswa sehingga mereka dapat belajar mandiri di rumah” pungkas Rusdayat, M.pd Senin (19/1/2026).

SDN Rawa Kompeni beralamat di Jalan Rawa Kompeni Rt. 2/ Rw. 8, Kecamatan Benda, Kota Tangerang di pimpin oleh Tarmizi, Media Andora News menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan tambahan jam belajar khusus namun memaksimalkan proses pembelajaran yang sudah berjalan.
“Guru mata pelajaran tetap kami dorong untuk memperhatikan kisi-kisi yang ada dan mengulang materi melalui latihan soal. Jadi bukan menambah jam belajar, tapi memaksimalkan proses pembelajaran yang sudah berjalan,” terangnya.
Dengan pola ini, siswa tetap mendapatkan penguatan materi tanpa merasa terbebani dengan jadwal tambahan yang berlebihan. Tarmizi juga menjelaskan bahwa TKA memiliki perbedaan mendasar dibandingkan ujian sebelumnya. Jika pada Ujian Satuan Pendidikan, penilaian melibatkan beberapa mata pelajaran dan terkadang digabung dengan nilai laporan pendidikan, maka TKA lebih fokus dan objektif.
“TKA ini lebih spesifik, hanya Matematika dan Bahasa Indonesia. Nilainya juga murni dari hasil belajar siswa, bukan gabungan dari laporan pendidikan seperti sebelumnya,” ujar Tarmizi diruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
Pewarta : Muslim

