Kota Probolinggo | AndoraNews: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo Kota menggelar razia kendaraan bermotor dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2026, Sabtu malam (31/10/2026). Razia dilakukan secara mobile dan hunting dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran lalu lintas. Akp
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 66 sepeda motor, yang menggunakan knalpot brong, kendaraan tidak sesuai standar atau protolan, serta kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Seluruh kendaraan yang terjaring razia langsung dibawa dan diamankan di halaman Mapolres Probolinggo Kota.
Razia yang digelar pada malam Minggu ini, tidak hanya bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas, tetapi juga sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tawuran antar pemuda dan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.
Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota, AKP Marjono, mengatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan seluruh anggota, untuk melaksanakan kegiatan penertiban guna memberikan efek jera kepada para pengendara, khususnya kalangan pemuda yang masih menggunakan kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis.
“Anggota kami perintahkan melakukan razia Operasi Patuh Semeru tahun ini, agar memberikan efek jera kepada para pemuda yang mengendarai motor protolan dan menggunakan knalpot brong. Kendaraan kami amankan ke Mako Polres Probolinggo Kota dan para pelanggar diberikan sanksi tilang,” ujar AKP Marjono.
Ia menegaskan, para pemilik kendaraan yang ingin mengambil kembali sepeda motornya, diwajibkan mengembalikan kondisi kendaraan sesuai standar pabrikan dengan mengganti suku cadang tidak standar menggunakan suku cadang asli atau original. Sementara knalpot brong akan disita oleh petugas.
Menurutnya, penertiban semacam ini akan terus dilakukan secara rutin, baik pada siang maupun malam hari. Langkah tersebut juga sebagai upaya mencegah terjadinya tawuran antar pemuda serta aksi balap liar di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.
Melalui kegiatan Operasi Patuh Semeru 2026 ini, Satlantas Polres Probolinggo Kota, berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, mematuhi aturan, serta menggunakan kendaraan sesuai standar keselamatan.
Selain menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan lainnya.

