Pasaman Barat | AndoraNews : Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, S.H., M.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Gunung Tuleh pada Senin (1/6/2026). Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mendukung kebijakan ketahanan ekonomi warga.
Sidak ini turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat daerah lainnya, di antaranya Ketua DPRD Pasaman Barat Dirwansyah, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Kasi Pidsus Kejari Pasaman Barat Yondra Permana yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah Pasbar Dodi San Ismail, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan di sektor perkebunan.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian dalam sidak ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk memastikan seluruh regulasi pemerintah berjalan dengan baik di lapangan. Selain itu, langkah preventif ini bertujuan mencegah potensi konflik sosial yang dapat dipicu oleh ketidakstabilan ekonomi.
Belakangan ini, sejumlah korporasi disinyalir melakukan penyesuaian harga sepihak dengan dalih mengikuti regulasi ekspor Crude Palm Oil (CPO). Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah memberikan peringatan keras kepada manajemen pabrik.
“Kami bersama pemerintah daerah dengan tegas mengingatkan pihak manajemen pabrik agar mematuhi harga pembelian resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar AKBP Agung Tribawanto.
Bupati Pasaman Barat beserta seluruh jajaran Forkopimda berharap melalui sidak ini, pihak perusahaan kelapa sawit dapat lebih kooperatif dan transparan dalam menentukan harga beli Tandan Buah Segar (TBS) milik masyarakat. Kepatuhan terhadap harga resmi pemerintah dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kesejahteraan petani kelapa sawit sekaligus memastikan situasi kondusif di wilayah Pasaman Barat tetap terjaga.
(Sapriandi)

