PASAMAN BARAT | AndoraNews : Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menggelar kegiatan bakti kesehatan pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan sosial yang membawa misi kemanusiaan bagi masyarakat ini dipusatkan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres, jajaran Kapolsek, dan pengurus Bhayangkari. Turut hadir di lokasi Komandan Kompi (Danki) 3 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sumbar, AKP Susanto, serta perwakilan Danramil yang diwakili oleh Serma Rindoni Lubis.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, khususnya dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara.
”Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur dan bakti kami kepada masyarakat. Kami berharap melalui donor darah, khitanan massal, dan pengobatan gratis ini dapat memberikan manfaat langsung serta meringankan beban warga yang membutuhkan,” ujar AKBP Agung Tribawanto di sela-sela kegiatan.
Bakti kesehatan tersebut mencakup sejumlah aksi sosial, di antaranya:
Aksi Donor Darah
Khitanan Massal
Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat umum.
Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah satu program, yaitu khitanan massal, diikuti oleh 14 anak yang hadir didampingi oleh orang tua mereka.
Yanti, salah seorang orang tua anak dari Lingkuang Aua, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Pasaman Barat melalui program khitanan gratis ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat.
Apresiasi senada juga datang dari TNI. Mewakili Danramil, Serma Rindoni Lubis menyampaikan dukungannya atas terselenggaranya kegiatan ini di Klinik Pratama. Menurutnya, aksi sosial tersebut memperkuat koordinasi dan sinergi antar-lintas institusi di wilayah hukum Pasaman Barat.
Kelancaran kegiatan bakti kesehatan ini juga didukung penuh oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat serta sejumlah instansi terkait lainnya (Sapriandi)

